Perpisahan BMW Z4 yang Mengharukan
Dunia otomotif kembali kehilangan satu ikon. Kali ini, kabar datang dari BMW yang resmi menghentikan produksi BMW Z4. Keputusan ini tentu mengejutkan banyak penggemar roadster. Meski begitu, langkah ini tetap terasa spesial karena BMW menghadirkan Z4 Final Edition sebagai penutup. Selain itu, edisi ini juga hadir dalam jumlah yang sangat terbatas sehingga semakin menegaskan nilai eksklusifnya.
Sejak awal, Z4 dikenal sebagai roadster atraktif yang selalu menawarkan sensasi berkendara menyenangkan. Karena itu, banyak pecinta otomotif merasa kehilangan. Namun, Final Edition berhasil memberikan penghormatan terakhir yang elegan. Bahkan, BMW memastikan setiap detail tampil maksimal agar model ini diingat sebagai roadster yang benar-benar berkelas.
Spesifikasi Mesin Gahar yang Masih Dipertahankan
BMW tidak mengubah performa mekanis pada Z4 Final Edition. Mesin tetap memakai turbo 3.0 liter inline-six yang menghasilkan 382 hp dan torsi 369 lb-ft. Performa ini membuatnya tetap lincah dan responsif. Kemudian, BMW tetap memberi pembeli dua opsi transmisi. Ada Steptronic delapan percepatan dan manual enam percepatan. Karena itu, pencinta sensasi klasik bisa menikmati versi manual yang hadir dengan Edition Handschalter Package.
Paket tersebut memberikan pengaturan unik pada peredam belakang, kemudi, kontrol traksi, dan diferensial M Sport. Dengan begitu, pengalaman berkendara terasa lebih tajam. Di sisi lain, Z4 Final Edition juga memakai velg 19 inci di depan dan 20 inci di belakang dengan desain Dual-Spoke Bicolor 800M. Kombinasi ini menciptakan tampilan agresif sekaligus elegan.
Tabel Spesifikasi Utama BMW Z4 Final Edition
| Fitur | Detail |
|---|---|
| Mesin | 3.0L Inline-6 Turbo |
| Tenaga | 382 hp |
| Torsi | 369 lb-ft |
| Transmisi | Steptronic 8-speed / Manual 6-speed |
| Periode Produksi | Feb–Apr 2025 |
| Harga | $78,675 |
Detail Eksterior Eksklusif yang Tidak Bisa Dipilih
Karena berbentuk Final Edition, BMW tidak memberi banyak pilihan. Semua unit memakai cat BMW Individual Frozen Black yang terlihat menawan. Selain itu, paket Shadowline menjadi standar. Paket tersebut memberikan sentuhan hitam mengilap pada grille, spion, intake udara bawah, dan knalpot. Dengan begitu, roadster ini terlihat semakin tegas.
Tidak hanya itu, atap Moonlight Black menjadi paduan yang sangat serasi. Kemudian, BMW menambahkan kaliper rem merah agar tampilannya tampak sporty. Kombinasi detail ini membuat Z4 Final Edition tampil menonjol tanpa terlihat berlebihan.
Di sisi interior, BMW menghadirkan suasana yang lebih kontras. Jok memakai bahan Vernasca leather dan Alcantara berwarna hitam. Lalu, jahitan merah muncul di banyak bagian seperti panel pintu, dashboard, konsol tengah, dan karpet. Semua elemen ini memberikan nuansa premium namun tetap agresif. Selain itu, adanya pelat pintu bertuliskan Z4 Final Edition memberikan identitas eksklusif pada unit ini.
Fitur Premium yang Semakin Lengkap
BMW memastikan Z4 Final Edition hadir dengan teknologi yang lengkap. Fitur bawaan meliputi Driver Assistance Package, sistem audio Harman Kardon, serta Premium Package. Paket terakhir memberikan pencahayaan ambient, head-up display, dan beberapa fitur tambahan lain. Dengan kombinasi tersebut, Z4 Final Edition terasa sebagai roadster kecil yang sangat mewah.
BMW akan memproduksi model ini dari Februari sampai April tahun depan. Produksinya dibuat dalam jumlah sedikit sehingga konsumen harus bergerak cepat jika ingin memilikinya. Harga resminya berada di angka $78,675, termasuk biaya destinasi sebesar $1,175. Angka tersebut tentu lebih tinggi dari model Z4 M40i 2026 yang dibanderol $69,575.
Namun, hal tersebut wajar karena edisi ini membawa faktor eksklusivitas. Karena itu, banyak kolektor memprediksi harga unitnya akan meningkat di masa depan. Apalagi statusnya sebagai model penutup memberikan nilai historis tambahan.
Masa Depan Roadster BMW Masih Misterius
BMW belum memberi pernyataan resmi terkait masa depan generasi keempat Z4. Di sisi lain, Toyota sudah mengumumkan penghentian produksi Toyota Supra pada Maret tahun depan dan bahkan menyiapkan penerus. Karena Z4 dan Supra berbagi platform, banyak pihak menunggu apakah BMW akan melakukan langkah yang sama. Untuk saat ini, masa depan roadster BMW masih menjadi misteri.