Kekalahan dari Everton, Amorim: Manchester United Masih Jauh dari Harapan

Kekalahan dari Everton, Amorim: Manchester United Masih Jauh dari Harapan

Manchester United baru saja menelan pil pahit. Mereka kalah dari Everton di Old Trafford. Hasil ini semakin menambah frustrasi sang pelatih, Ruben Amorim. Ia memberikan evaluasi tim yang sangat jujur. Menurutnya, Setan Merah masih sangat jauh dari level yang diharapkan. Kekalahan ini menjadi bukti nyata perkataannya.

Kritik Pedas Amorim Usai Kekalahan Menyakitkan

Ruben Amorim tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia merasa timnya seharusnya bisa memenangkan pertandingan. Apalagi, Everton bermain dengan sepuluh pemain untuk waktu yang lama. “Frustrasi, kekecewaan,” kata Amorim usai pertandingan. Ia juga mengakui bahwa Everton bermain lebih baik.

Pelatih asal Portugal ini merasa timnya pantas kalah. “Mereka adalah tim yang lebih baik. Kami pantas kalah,” ujarnya. Kritik ini bukan tanpa alasan. Amorim sudah memperingatkan kondisi timnya sebelum laga. Ia menyebut skuadnya “jauh dari kesempurnaan”. Namun, kenyataan di lapangan ternyata lebih buruk dari perkiraannya.

Selain itu, ia menyorot sikap mental para pemain. Menurutnya, mereka tidak siap untuk mengambil langkah besar. “Old Trafford seolah berkata ‘kami di sini untuk melangkah maju’. Tapi saya merasa kami tidak siap,” katanya. Ini adalah penilaian yang sangat tajam dari seorang manajer.

77 Menit Melawan 10 Pemain, Sebuah Kesia-siaan

Pertandingan berjalan 20 menit saat Idrissa Gueye dari Everton mendapat kartu merah. Manchester United seharusnya memanfaatkan keunggulan jumlah pemain ini. Mereka bermain di kandang sendiri, Old Trafford. Namun, apa yang terjadi justru sebaliknya. United tidak mampu mencetak gol dan malah kebobolan.

Ini adalah pertama kalinya United kalah di Old Trafford. Lawan mereka mendapat kartu merah, tapi United justru kalah. Sebelumnya, dari 46 kasus serupa, United menang 36 kali dan imbang 10 kali. Ini adalah catatan yang sangat buruk.

Para pemain muda seperti Patrick Dorgu dan Leny Yoro melakukan kesalahan. Mereka kehilangan bola di bawah tekanan minimal. Pemain senior seperti Bruno Fernandes juga gagal memanfaatkan peluang. Joshua Zirkzee yang menjadi starter juga tampil mengecewakan. Akibatnya*, peluang meraih poin penuh sirna begitu saja.

Berikut adalah ringkasan performa United dalam tiga pertandingan terakhir:

Lawan
Hasil
Kunci Pertandingan
Nottingham ForestImbang 3-3Unggul terlebih dahulu, lalu tertinggal.
Tottenham HotspurImbang 1-1Unggul terlebih dahulu, lalu tertinggal.
EvertonKalah 0-1Bermain dengan keunggulan pemain tapi kalah.

“Saya Harap Pemain Saya Adu Jotos”

Di tengah kekecewaan, ada momen menarik. Ada keributan antara pemain Everton, Gueye dan Keane. Sebaliknya, Amorim justru melihatnya sebagai hal positif. Ia menilai itu menunjukkan hasrat untuk menang.

“Bertarung bukanlah hal yang buruk,” kata Amorim. Ia bahkan berharap pemainnya melakukan hal serupa. “Saya harap pemain saya bertarung satu sama lain saat kehilangan bola,” ujarnya. Tentu saja, tanpa harus sampai mendapat kartu merah.

Pernyataan ini menunjukkan keinginannya untuk memiliki tim dengan fighting spirit. Ia ingin para pemainnya saling menuntut. Untuk itu, ia perlu menanamkan mental juara yang sebenarnya. Amorim khawatir timnya kembali ke permainan buruk musim lalu. “Saya takut perasaan musim lalu itu kembali. Itu adalah kekhawatiran terbesar saya,” pungkasnya. Kini, tugas berat menanti untuk membenahi Manchester United.